Skip to content

Daun Jatuh rayakan cinta dan takdir lewat “permata hatiku”

Single kedua menuju album baru Daun Jatuh, ditulis oleh El, tentang jatuh cinta berulang kali dan satu pertanyaan sederhana: jika kamu takdirku, apa aku juga takdirmu?

BySyams Ramadhan

Daun Jatuh
Daun JatuhDaun Jatuh

Setelah membuka babak baru sebagai band independen lewat single “bukan tentangmu”, Daun Jatuh kembali dengan single kedua berjudul “permata hatiku”. Lagu ini jadi bagian dari perjalanan mereka menuju album terbaru.

Daun Jatuh, “permata hatiku” YouTube ↗

Album yang ditulis bergantian

Album mendatang Daun Jatuh akan berisi karya yang ditulis secara bergantian oleh kedua personelnya, Verrel Alvirizky (El) dan Timothy Gunung Tua. “permata hatiku” adalah tulisan El, sekaligus bagian kedua dari rangkaian cerita yang akan berlanjut lewat karya El dan Timothy secara bergantian.

Formatnya membuat album ini terasa seperti percakapan antara dua penulis lagu: satu bab dari El, satu bab dari Timothy, dan seterusnya.

Jatuh cinta yang terus berulang

Lewat “permata hatiku”, El menggambarkan perasaan jatuh cinta yang terus berulang, rasa syukur atas sebuah pertemuan, dan keyakinan bahwa kadang Tuhan menghadirkan sesuatu yang jauh lebih indah dari yang pernah kita doakan.

Kau permata hatiku, berulang kali ku jatuh kepadamu, berulang kali kutenggelam dalam hangat dekap tubuhmu.

Baris itu merangkum bagaimana rasa cinta bisa terus tumbuh dan membuat seseorang kembali jatuh cinta pada sosok yang sama, lagi dan lagi.

Artwork single “permata hatiku”
Artwork single “permata hatiku”Daun Jatuh

Pertanyaan soal takdir

Bagian paling personal dari lagu ini adalah pertanyaan tentang takdir. Tentang bagaimana kita bisa begitu yakin seseorang adalah bagian terindah dalam hidup kita, tapi tetap bertanya apakah kita punya tempat yang sama di hidupnya.

Jika kamu lah takdirku, apa ku juga takdirmu?

Pertanyaannya sederhana, tapi menyisakan kemungkinan bahwa orang yang begitu berarti bagi kita mungkin punya cerita yang sama, atau justru berbeda, tentang pertemuan itu. Lebih dari sekadar lagu cinta, “permata hatiku” adalah ungkapan syukur atas kehadiran seseorang yang mengajarkan arti cinta tanpa harus banyak berkata kata.

Dari berdamai menuju bersyukur

Kalau “bukan tentangmu” bercerita tentang berdamai dengan sesuatu yang sudah berlalu, single kedua ini bergerak ke arah sebaliknya.

“Kali ini kami ingin bercerita tentang seseorang yang membuat kami percaya bahwa pertemuan bisa menjadi salah satu bentuk anugerah,” kata Daun Jatuh. “permata hatiku” sudah bisa didengarkan di seluruh platform streaming digital.

Daun Jatuh di Instagraminstagram.com/daunjatuhmusicFollow ↗

Tags#Daun Jatuh#Single#Indie

Written by

Syams Ramadhan

Read next