Cécil Yang rilis single terbaru “CingCong”, hip-hop untuk orang yang kebanyakan janji
Cécil Yang merilis “CingCong”, lagu hip-hop berbahasa Indonesia tentang orang yang banyak bicara dan berjanji tanpa pernah membuktikannya. Visualizernya menampilkan para pemain freestyle bola profesional dengan latar Jakarta.

Cécil Yang merilis single terbarunya, “CingCong”, lagu hip-hop tentang orang yang gemar mengumbar janji tapi tidak pernah menepatinya. Lagu ini kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital.
Idenya datang dari pengalaman Cécil sendiri. Ia pernah bertemu seseorang yang banyak bicara dan banyak berjanji, tapi tidak pernah ada tindakan nyata yang menyusul.
Lagu ini berangkat dari pengalaman aku bertemu seseorang yang banyak janji dan banyak bicara, tetapi nggak pernah ada aksi nyata. Lama-lama aku merasa eneg.
Dari situ ceritanya melebar. Situasi yang sama, menurut Cécil, juga muncul di luar urusan pacaran. “Ternyata, hal seperti ini bukan cuma terjadi dalam hubungan romantis, tetapi juga bisa dengan teman, keluarga, atau sahabat,” ujarnya.

Untuk yang sudah capek dengar alasan
Cécil ingin “CingCong” jadi suara untuk orang yang lelah menghadapi alasan dan janji yang terus diulang tanpa bukti. Ia memegang satu pesan di lagu ini, bahwa tindakan nyata jauh lebih berarti daripada kata-kata.
Aku ingin lagu ini bisa mewakili orang-orang yang mungkin sudah muak, lelah, dan nggak tahu lagi harus berkata apa. Kalau memang bisa melakukan sesuatu, lebih baik dibuktikan daripada terus-menerus diucapkan.
Kekesalan itu ia kemas jadi lagu yang ringan dan gampang nempel di kepala. Cécil ingin pendengar meluapkan rasa kecewa dengan cara yang positif, sebagai pengingat agar setiap orang bertanggung jawab atas ucapan dan janjinya sendiri. Ia tidak menulisnya untuk menjatuhkan siapa pun.
Ia juga berharap “CingCong” bisa menemani siapa saja yang pernah capek karena terus diberi harapan tanpa kepastian.
Lebih banyak bahasa Indonesia, lebih hip-hop
Secara musik, “CingCong” membawa Cécil ke wilayah baru. Dibanding karya sebelumnya, ia kini lebih banyak menulis dalam bahasa Indonesia supaya pesannya terasa dekat dengan keseharian pendengar. Sisi hip-hop-nya juga lebih menonjol, dari warna musik sampai koreografi dance yang energik.
Menulis dalam bahasa Indonesia ternyata jadi tantangan sendiri. Cécil harus mencari pilihan kata yang pas untuk menyampaikan emosi dan karakter lagunya. Dalam proses penulisan ia dibantu Angga, Wizzy, dan Rayi, bersama banyak pihak lain yang ikut menggarap proyek ini dari produksi sampai visual.

Visualizer dengan pemain freestyle bola
Untuk visualizernya, Cécil menggandeng para pemain freestyle bola profesional. Mereka dipilih sebagai gambaran orang yang tidak perlu banyak bicara, karena kemampuannya sudah kelihatan dari proses, latihan, dan aksi nyata. Suasana Jakarta jadi bagian dari identitas visual proyek ini.
Aku ingin mengangkat orang-orang yang benar-benar membuktikan kemampuannya lewat tindakan nyata. Mereka terus berlatih, bahkan saat nggak ada orang yang melihat prosesnya. Buat aku, itu sejalan banget dengan pesan ‘CingCong’.

Info rilis
Cécil Yang, “CingCong”. Dipersembahkan Floorinc dan sudah tersedia di seluruh platform musik digital. Kabar terbaru Cécil Yang bisa diikuti lewat Instagram @cecilyang.cy, TikTok @cecilyang12_, dan kanal YouTube Cécil Yang.







